Pasien RSUD Soewondo Kendal Antusias Ikuti Layanan Kerohanian

KENDAL, Lingkar.news – Para pasien rawat jalan RSUD dr. H. Soewondo Kendal terlihat bersemangat mendengarkan kuliah tujuh menit (Kultum) yang disampaikan KH. Nasikhin di ruang poli rawat jalan pada Senin, 11 September 2023.

Kegiatan kultum tersebut memang rutin diberikan setiap Senin pagi, sambil pasien menunggu giliran pelayanan kesehatan. Hal ini juga sebagai salah satu bentuk layanan RSUD Soewondo Kendal di bidang non medis yang bertujuan untuk memberikan motivasi dan bimbingan rohani kepada pasien maupun keluarga pasien.

Pada kesempatan tersebut, rohaniawan KH. Nasikin terlihat memberikan tausiyah kepada para pasien terkait bagaimana cara bersyukur dan bersabar dalam menerima cobaan berupa sakit yang diberikan Allah SWT.

“Dalam realitas kehidupan, ada di antara orang yang Allah berikan ujian berupa sakit tidak dapat menerima ujian tersebut dengan rasa sabar dan lapang hati. Bahkan tidak jarang menimbulkan rasa marah, kesal, putus asa, dan kehilangan motivasi untuk sembuh,” ujar KH Nasikin.

Tak Hanya Medis, RSUD Soewondo Kendal Juga Beri Layanan Kerohanian

Menurutnya, kegiatan kultum ini juga memberikan manfaat dan pemahaman kepada pasien maupun keluarga agar lebih sabar saat tengah menunggu antrean berobat.

“Dengan adanya kultum setiap hari Senin, pasien yang dulu keras kepala, emosian saat menunggu antrean, alhamdulillah sekarang sudah sadar diri, karena melayani orang banyak itu dia mengerti kadang datang awal itu bukan antrean awal. Apalagi sekarang bisa mendaftar dengan sistem online,” bebernya.

Salah seorang pasien rawat jalan, Muzayanah warga Langenharjo, Kendal mengaku senang dengan adanya kegiatan siraman rohani atau kultum di Poli Rawat Jalan. Menurutnya dengan tausiyah yang diberikan tersebut dapat memberikan motivasi kepadanya untuk bersemangat sembuh dari penyakit yang dideritanya.

“Saya sangat senang dengan adanya kultum ini, biasanya ‘kan kalo menunggu antrean untuk berobat itu ‘kan bosan. Selain itu juga bisa menambah pengetahuan agama dan motivasi agar bisa cepat sembuh,” ungkapnya. (Lingkar Network | Arvian Maulana – Koran Lingkar)