Siswa SMK BTB Juwana Pati Dibekali Teknik Membuat Lamaran Kerja

PATI, Lingkarjateng.id – Ratusan siswa SMK Bhina Tunas Bhakti (BTB) Juwana, Kabupaten Pati mendapat pembekalan mental dari kepala sekolah. Sebelum nantinya para siswa menghadapi ujian nasional. Tak hanya bekal mental, ratusan siswa SMK Kelas 12 ini juga mendapat bekal untuk membuat surat lamaran pekerjaan yang menarik. 

Acara tahunan kali ini diselenggarakan pada Senin, 19 Februari 2024 melibatkan semua siswa kelas 12. Tak hanya itu, turut hadir juga salah perusahaan ternama di Kabupaten Pati yang diwakili oleh pihak people development, Sri Mulyani.

“Acara pembekalan kebekerjaan ini telah berlangsung setiap tahunnya, sebab pembekalan mental serta kepelatihan membuat surat lamaran kerja itu adalah hal wajib yang harus para siswa kuasai sebelum mereka lulus dan berkelanjutan,” terang Kepala Sekolah SMK BTB Juwana, Muslih. 

Hal senada diungkapkan oleh Humas SMK BTB Juwana, Gigih Setyabudi. Ia menyebutkan, selain pembekalan mental dengan motivasi, serta pelatihan pembuatan surat lamaran kerja,  nantinya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dari Kimia Farma bagi semua guru dan siswa.

PEMBEKALAN: Guru tamu SMK BTB Juwana, Pati memberikan pembekalan terhadap siswa terkait dunia kerja pada Senin, 19 Februari 2024. (Vicky Rio/Lingkarjateng.id)

Sementara itu, guru tamu yang menjabat people development PT Garudafood Putra Putri Jaya TBK, Sri Mulyani saat ditemui di sela-sela acara mengungkapkan bahwa pelatihan pembuatan surat lamaran kerja ini sangat penting. 

“Pelatihan pembuatan surat lamaran kerja ini sangat penting, sebab nantinya mereka diharuskan membuat lamaran kerja saat hendak melamar ke perusahaan. Harapannya, dengan pelatihan ini, setelah mereka lulus nanti, mereka sudah siap untuk membuat surat lamaran kerja yang menarik bagi perusahaan,” jelasnya.  

Usai pembekalan kebekerjaan, para guru dan siswa menjalani tes kesehatan yang dihadiri oleh dokter Rani Mutiara Dewi. Ia mengatakan, event kesehatan ini pertama kali Kimia Farma adakan di sekolahan.

“Seharusnya hal seperti ini dapat ditiru oleh sekolahan lainnya, karena selain memperhatikan kinerja, sekolahan juga peduli terhadap kesehatan para guru di SMK BTB Juwana,” ujar dokter Rani. (Lingkar Network | Vicky Rio – Lingkar TV)