Camat Dukuhseti Pati Ingatkan Warga Hormati Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2024

PATI, Lingkar.news – Untuk memastikan pemungutan suara di seluruh wilayah yang dipimpinnya berjalan lancar, Camat Dukuhseti Kabupaten Pati Agus Sunarko, S.STP., MSI. bersama Danramil, Kapolsek, PPK, Panwaslucam, dan Kades Dukuhseti berkeliling ke tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu, 14 Februari 2024. 

Salah satu TPS yang dikunjungi adalah TPS 07 Desa Dukuhseti. Dalam kunjungan tersebut, Camat Dukuhseti mengapresiasi seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sudah bekerja keras menyukseskan pemilihan umum (pemilu).

“Kita harus mengapresiasi para petugas KPPS yang sudah memfasilitasi masyarakat dalam pencoblosan. Bahkan ada yang berdandan unik demi menarik animo warga sekitar,” terang camat yang biasa disapa Agsun itu.

Ia mengaku bangga pada kreativitas petugas KPPS di Desa Dukuhseti. Pasalnya mereka berpenampilan layaknya tokoh perwayangan.

“Tadi saya mengunjungi TPS 07 di Desa Dukuhseti, di sana para petugas KPPS-nya berdandan ala tokoh Punakawan. TPS-nya juga dihiasi sedemikian rupa sehingga menarik perhatian. Ini bagus sekali untuk merangsang animo masyarakat dalam mencoblos,” kata Agsun.

View this post on Instagram A post shared by Lingkarjateng.id (@lingkarjateng.id)

Pihaknya berharap, seluruh warga menggunakan hak suara untuk memilih calon pemimpin dan wakil rakyat berdasarkan hati nurani.

“Gunakan hak pilih sebaik-baiknya untuk memilih calon (presiden maupun legislator) sesuai hati nurani. Jangan mau di PHP atau diintimidasi untuk memenangkan calon tertentu. Pelajari rekam jejaknya lebih dulu. Kalau memang tidak sreg, jangan dipilih,” pesannya.

Agsun menambahkan, siapa pun nanti yang menang dan terpilih, semua harus menghormati hasil pemilu. Jangan sampai terjadi pertikaian atau kekacauan.

“Hormati hasil Pemilu. Jika hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, maka jangan sampai stres dan marah-marah. Tugas kita menyumbangkan suara. Selanjutnya, percayakan pada proses pemungutan suara. Kalau memang menemukan ada pelanggaran, silakan dilaporkan ke Bawaslu. Dan pesan saya, tetap utamakan persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI,” kata camat yang identik berpeci itu.

Setelah meninjau sejumlah TPS, Camat Agsun beserta rombongan melanjutkan meninjau tanggul jebol. Seperti diketahui, sehari sebelum pemungutan suara terjadi banjir bandang di Desa Dumpil yang menyebabkan tanggul jebol. Akibat banjir tersebut, terjadi sejumlah kerusakan dan satu TPS harus direlokasi. (Lingkar Network | Nailin R.A – Koran Lingkar)