Laka Kudus, 4 Mobil dan 1 Truk Terlibat Tabrakan Beruntun

KUDUS, Lingkarjateng.id – Sebanyak lima kendaraan yang terdiri dari 4 mobil dan 1 truk terlibat tabrakan beruntun di Jalan R Agil Kusumadya, Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Senin, 12 Juni 2023 siang.

Salah satu korban, Kukuh Mukti (27) warga Kabupaten Jepara menyebut, tabrakan beruntun itu terjadi saat salah satu pengendara menghindari pengendara lain, yang berada di depannya usai lampu lalu lintas menyala warna hijau.

“Akibat dari peristiwa itu, 5 kendaraan mengalami kerusakan dan saya menjadi salah satu korban yang ditabrak dari belakang,” kata Kukuh Mukti.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kondisi jalan tengah padat dan macet.

“Saya posisi dari depan nomor dua jadi tidak terlalu parah. Kondisinya tadi macet karena traffic light, posisi macet tiba-tiba dari belakang nabrak,” ucapnya.

Kukuh mengaku kaget dan syok atas kejadian tersebut karena tiba-tiba kendaraannya diseruduk dari belakang. 

“Alhamdulillah saya tidak luka, tapi ya syok karena kecelakaan. Sekarang semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” paparnya.

Sementara itu, Anggota Unit Laka Satlantas Polres Kudus, Aiptu Deni menjelaskan, tabrakan beruntun itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Aiptu Deni mengatakan, setelah lampu menyala warna hijau semua kendaraan berjalan. Akan tetapi, saat itu posisi jalan tengah padat. Sehingga, salah satu pengemudi menghindari pengendara lain sehingga terjadilah tabrakan beruntun tersebut.

“Jadi setelah di lampu merah semua kendaraan berjalan. Kendaraan yang paling depan itu mengurangi kecepatan, kendaraan yang paling belakang itu menghindari kendaraan Inova. Jadi tidak tahu kalau di depan itu berjalan pelan. Terus truk yang paling belakang menabrak kendaraan yang ada di depannya,” ungkapnya.

Pihaknya menyebut, semua kendaraan yang terlibat peristiwa itu di antaranya 4 Mobil dan 1 truk pengangkut gula merah.

“Untungnya tidak ada korban jiwa. Yang terlibat total ada 5 kendaraan terdiri dari 4 kendaraan roda empat dan truk,” imbuhnya.

Aiptu Deni menambahkan, kecelakaan yang terjadi ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Sehingga, kendaraan yang paling belakang yaitu truk yang menanggung semua kerugian materialnya.

“Kerugian ditaksir sampai Rp 70 juta dan telah diselesaikan dengan kekeluargaan tidak sampai ke kepolisian. Tapi ada satu kendaraan yang mengalami rusak berat,” pungkasnya. (Lingkar Network | Ihza Fajar – Koran Lingkar)