TMMD ke-119 Kodam IV/Diponegoro Resmi Ditutup Serentak di 4 Kabupaten

PATI, Lingkar.news – Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.,  secara resmi menutup TMMD Reguler ke-119 dan Sengkuyung Tahap I TA 2024 dengan tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”.

Upacara penutupan digelar di Lapangan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, pada Rabu, 20 Maret 2024.

Upacara ini menutup kegiatan TMMD serentak di wilayah Jateng dan DIY dengan hasil TMMD berupa kegiatan pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik.

Upacara penutupan tersebut menandai berakhirnya program TMMD Reguler ke-119 di wilayah Kodam IV/Diponegoro yang meliputi 4 Kabupaten antara lain Purbalingga,  Bantul, Pati, dan Sragen.

Di Kabupaten Bantul, upacara penutupan TMMD Reguler ke-119 ditutup oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si.

Sedangkan di Kabupaten Sragen, upacara penutupan TMMD ditutu oleh Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Yudi Pranoto, S.H., M.M.

Sementara di Kabupaten Purbalingga ditutup oleh Kapok Sahli Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M.

Pangdam mengatakan bahwa, program TMMD dilaksanakan untuk membantu percepatan pembangunan di pedesaan dan daerah terpencil.

“Program TMMD yang dilaksanakan selama lebih dari delapan dekade ini merupakan salah satu Program Bakti TNI untuk membantu Pemda dalam percepatan pembangunan bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan dan daerah terpencil,” kata Pangdam.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga hasil infrastruktur yang telah dibangun, sehingga dapat dinikmati dalam kurun waktu panjang.

“Semangat kebersamaan dan kemanunggalan yang selama ini telah terjalin kiranya terus dipelihara,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memelihara semangat kebersamaan dan kemanunggalan termasuk semangat gotong royong.

Pangdam juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen terkait atas kerja sama yang baik selama pelaksanaan TMMD.

“Hingga akhirnya semua dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, dan mampu menyelesaikan sasaran yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Pangdam mengatakan, makna dibalik tema yang diusung adalah TNI bersama Pemda, Polri dan masyarakat bersama-sama melaksanakan proses percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk pengabdian TNI bersama seluruh unsur di wilayah kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Selanjutnya Pangdam didampingi Ketua Persit KCK PD IV Diponegoro berkesempatan memberikan tali asih kepada masyarakat sekitar dengan membagikan paket sembako. (Lingkar Network | Hms – Lingkar.news)