PURWOKERTO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto bergerak cepat melakukan mitigasi darurat pada infrastruktur kelistrikan vital di jalur transmisi SUTT 150kV Balapulang-Bumiayu. Langkah ini diambil menyusul adanya ancaman serius terhadap Tower SUTT 150kV Balapulang-Bumiayu T.101 akibat peningkatan debit air dan gerusan aliran sungai yang melintasi area tapak tower tersebut.
Ancaman abrasi yang dipicu cuaca ekstrem belakangan ini berpotensi mengguncang stabilitas pondasi Tower. Jika tidak segera ditangani, gangguan pada titik ini diprediksi akan memutus aliran listrik utama bagi ribuan pelanggan di wilayah Kabupaten Brebes hingga Kabupaten Tegal.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBT), Handy Wihartady, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim teknis untuk bekerja secara maraton, siang dan malam.
“Kami mengerahkan tim yang bekerja secara non-stop demi memastikan pondasi Tower T.101 tetap kokoh. Petugas di lapangan tidak hanya berpacu dengan waktu, tetapi juga dengan kondisi alam yang dinamis,” ujar Handy dalam keterangan resminya, kemarin.
Langkah Taktis di Lapangan
Dalam upaya pengamanan aset negara ini, PLN menerapkan dua strategi teknis utama. Pertama, pemasangan talud sementara guna memperkuat struktur tanah di sekitar tapak tower agar tidak kian tergerus. Kedua, pengerahan alat berat ekskavator untuk melakukan normalisasi aliran sungai, bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kalikeruh.
Handy menjelaskan bahwa Tower T.101 merupakan tulang punggung transmisi yang memasok daya dari Gardu Induk (GI) Bumiayu ke GI Balapulang. Keandalan titik ini menjadi harga mati demi menjamin kenyamanan masyarakat dalam beribadah di bulan suci Ramadan.
“Prioritas kami adalah penguatan pondasi dan normalisasi alur sungai. Saat ini, kondisi tower terpantau sangat aman dan sistem kelistrikan dalam keadaan andal,” tambahnya.
Meski situasi saat ini terkendali, PLN menyatakan akan terus melakukan inspeksi berkala dan menyiapkan langkah perkuatan permanen. Komitmen ini menjadi bagian dari kesiagaan PLN dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah.
