Macet di Jalan Pantura Batangan, Jalur Pati-Rembang Macet Parah

PATI, Lingkarjateng.id – Proyek perbaikan Jalan Pantura Batangan, Kabupaten Pati kembali menimbulkan kemacetan panjang. Pantauan di lapangan, terlihat kemacetan di Jalan Pantura Batangan mengular hingga jalan lingkar, tepatnya di Perempatan Tanjang pada Kamis, 16 November 2023.

Sedangkan untuk menghindari kemacetan panjang, Tim Satuan Lalu Lintas Polresta Pati bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Pati bersiaga di titik-titik kemacetan seperti di lokasi perbaikan jalan, pertigaan Alun-alun Juwana, Pertigaan Sampang hingga Jalan Lingkar serta melakukan rekayasa pengaturan arus lalu lintas.

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Lantas Kompol Asfauri menuturkan, pengaturan dan rekayasa lalu lintas di Jalan Pati-Rembang ini sebagai antisipasi terjadinya perlambatan dan kepadatan arus lalu lintas yang diakibatkan perbaikan jalan Pantura turut Desa Raci dan Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan. 

Kompol Asfauri mengatakan bahwa pihaknya akan langsung tanggap saat ada kejadian yang dapat memicu kemacetan dengan menurunkan personel lalu lintas. 

Selain itu, dirinya juga memberikan edukasi kepada pengemudi kendaraan pribadi agar mengambil jalur alternatif yang dari arah Pati ke jalur Gabus – Jakenan – Jaken. 

“Kami ingin agar wilayah hukum Polresta Pati ini senantiasa kondusif. Untuk itu setiap ada permasalahan, kami akan selalu hadir. Termasuk saat ada perbaikan jalan raya dan bisa memicu kemacetan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Pengendali dan Operasional Dishub Pati, Nita Agustiningtyas, menyampaikan bahwa kemacetan panjang ini juga diperparah dengan penumpukan kendaraan besar yang melintas dan kondisi pascahujan pada Rabu, 15 November 2023 malam.

Akibatnya, bahu jalan yang berupa tanah menjadi becek membuat pengemudi memperlambat laju kendaraan sehingga menimbulkan penumpukan kendaraan hingga perempatan Tanjang.

“Nggih, betul karena hujan semalam. Selain itu ini puncak volume kendaraan angkutan berat di hari Rabu dan Kamis,” jelas Nita. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Lingkarjateng.id)