Ironis! Pati Mulai Diguyur Hujan, Beras Bantuan Kekeringan Malah Belum Disalurkan

PATI, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah memperpanjang status tanggap darurat bencana kekeringan yang semula tanggal 3 Oktober 2023 menjadi 16 Oktober 2023. Terakhir, penetapan tersebut kembali diperpanjang hingga akhir Oktober.

Akan tetapi, terkait penanganan berupa pemberian bantuan beras kepada masyarakat terdampak hingga kini belum juga dialokasikan. Hal ini disinyalir akibat surat persetujuan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) yang tak kunjung mendapat persetujuan dari Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro.

Diketahui, terdapat pengajuan bantuan sebanyak 75 ton beras yang akan dialokasikan kepada 75 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan di 74 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Dengan rincian 10 kilogram per KK.

Kepala Dinsos P3AKB Pati, Indriyanto mengungkapkan bahwa kondisi yang terjadi saat ini merupakan proses administrasi dan birokrasi. Namun dirinya mengaku masih melakukan pengawalan dengan menjalin komunikasi, serta berkirim surat ke kecamatan terkait daftar nama dan alamat penerima bantuan.

“Kita kan sudah persiapan untuk mengirim surat ke Kecamatan ke desa. Setelah ada nama itu untuk proses pencairan kan dari Pak Bupati ada surat perintah. Kita masih nunggu (surat perintah/red), Insyaallah mungkin minggu inilah,” kata Indriyanto.

Meski sebagian wilayah di Jawat Tengah khususnya Kabupaten Pati mulai diguyur hujan, tapi pihaknya menjamin bantuan akan tetap digelontorkan selama status tanggap darurat kekeringan masih ditetapkan.

Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat dikonfirmasi membenarkan jika pencairan beras telah proses dan dipersiapkan. Namun pihaknya menyebut ada sebanyak 64 ton beras dari cadangan pangan pemerintah yang sudah disiapkan. Meskipun demikian, Henggar mengatakan akan melakukan pengecekan ulang.

“Sudah kita siapkan ada sekitar 63 ton mudah-mudahan nanti bisa segera dapat kita realisasikan tapi kan itu kita masih cek lagi nanti,” ungkapnya. (Lingkar Network | Mutia Parasti/Lingkar TV)