Ini Alasan Golkar jadi Partai yang Belum Buka Penjaringan Pilkada Kudus 2024

KUDUS, Lingkarjateng.id – DPD Partai Golkar merupakan satu-satunya partai politik di Kabupaten Kudus yang belum membuka penjaringan untuk bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2024.

Padahal, partai politik lainnya sudah ada yang melakukan penutupan pendaftaran penjaringan Pilkada Kudus 2024.

Kendati demikian, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kudus, Tri Erna Sulistyawati mengatakan pihaknya akan segera membuka pendaftaran penjaringan calon bupati dan wakil bupati.

Adapun alasan partai berlambang beringin cabang Kudus ini belum membuka penjaringan, menurut Tri Erna, karena masih melihat situasi politik di Kabupaten Kudus.

“Partai Golkar nanti akan buka penjaringan secepatnya, karena saat ini kami masih melihat situasi yang ada,” ujarnya.

Diketahui, saat ini sudah ada kader Partai Golkar yakni Mawahib yang menyatakan diri untuk maju sebagai Calon Bupati Kudus pada Pilkada 2024.

Meski demikian, Erna menyebut bahwa pihaknya tetap terbuka bagi siapa saja yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati Kabupaten Kudus melalui Partai Golkar.

“Kader yang saat ini sudah muncul menyatakan diri maju (Pilkada) nanti juga tetap harus melakukan proses penjaringan dulu,” katanya.

Sementara itu, ditanya terkait apakah dirinya akan ikut mencalonkan diri atau tidak, Erna menyebut mengikuti perintah partainya.

“Kalo nama saya yang masuk dalam rekomendasi dan partai memang menghendaki, saya wajib untuk bisa mengikuti kebijakan yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, meski perolehan kursi DPRD dalam Pileg 2024 ini turun drastis, Erna mengaku jumlah pemilihnya bertambah. Diketahui, perolehan kursi DPRD Partai Golkar yang semula 7 kursi, menjadi 4 kursi tahun ini.

“Meskipun perolehan kursi DPRD kita menurun, suara pemilih kita bertambah dari tahun kemarin. Artinya jaringan kita di masyarakat juga bertambah,” tukasnya. (Lingkar Network | Nisa Hafizhotus Syarifa – Lingkarjateng.id)