Gelar Pemilihan Ketua OSIS, Siswa SMAN 1 Bangsri Jepara Cosplay Tokoh Politik Indonesia

JEPARA, Lingkarjateng.id – Pemilihan Ketua OSIS 2023/2024 SMA Negeri 1 Bangsri, Kabupaten Jepara berlangsung menarik pada Rabu, 27 September 2023. Kegiatan ini dibarengi dengan lomba cosplay atau permainan kostum dengan tema tokoh-tokoh pemimpin dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Tampak para siswa-siswi dengan kreativitasnya menirukan kostum yang identik dengan tokoh-tokoh Indonesia seperti Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, Anis Baswedan, Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Erik Tohir, Agus Harimurti Yudhoyono, hingga  Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, juga ada tokoh mantan Presiden RI Soekarno, Hatta, Bacharuddin Jusuf Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga  presiden saat ini Joko Widodo.

Kemudian ada tokoh yang berjasa dalam perang kemerdekaan Jendral Sudirman, juga pahlawan emansipasi wanita R.A Kartini, serta Sultan Hamengkubuwono IX. 

Kegiatan cosplay ini merupakan rangkaian pelaksanaan kurikulum merdeka projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) sekaligus membuat kegiatan pemilihan Ketua OSIS 2023/2024 SMAN 1 Bangsri semakin seru.

Tak hanya memakai kostum dan memakai topeng wajah para tokoh-tokoh kemerdekaan dan tokoh politik, dewan juri juga meminta peserta menyampaikan riwayat singkat tokoh yang diperankan.

Misalnya peragaan cosplay BJ Habibie dengan gaya khas menggandeng istrinya Hasri Ainun Habibie, menyapa para penonton. Serta barisan belakang menerbangkan pesawat kertas sebagai ciri khas bapak teknologi Indonesia itu. Begitu juga dengan Gusdur dan tokoh-tokoh lain dengan ciri khas mereka.

Tidak hanya memeragakan tokoh-tokoh tersebut, mereka juga diarak keliling sekolah. Saat arak-arakan, pemeran Presiden Joko Widodo berjalan bergandengan bersama Gus Dur. Kemudian, disusul Anies Baswedan bersama Ganjar Pranowo. Begitu juga tokoh lain di belakang. Seolah menunjukkan bahwa mereka sebagai anak bangsa, berjalan beriringan untuk memajukan bangsa Indonesia.

“Memang sekarang ini tidak banyak siswa yang tahu tokoh-tokoh politik nasional yang ada di Indonesia. Dengan adanya cosplay ini kami jadi tahu latar belakang mereka. Serta bagi yang sudah meninggal, kita merasa seolah mereka hidup kembali di tengah kita,” ungkap salah satu siswi SMAN 1 Bangsri, Naura Sahar Banu.

Sementara itu Koordinator P5 Galuh Citrasari mengatakan, sesuai dengan tema projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) tentang Suara Demokrasi “Suaraku Untuk Negeriku” pihaknya mengajak siswa untuk mengenal tokoh-tokoh politik nasional yang ada di Indonesia. Mulai era kemerdekaan hingga masa sekarang.

“Sejak zaman dulu hingga sekarang, Indonesia ini mempunyai tokoh-tokoh politik yang hebat, yang dapat menjadi panutan mereka untuk di kemudian hari,” kata Galuh.

Di sisi lain Kepala Sekolah Ngaripah melalui Wakil Kepala Kurikulum SMA Negeri 1 Bangsri, Aida Shofiyati memaparkan bahwa munculnya sosok tokoh nasional dan politik sebagai pendidikan bagi siswa-siswi, sebab mereka dinilai jarang memantau berita nasional.

“Untuk mengenalkan kepada siswa-siswi ihwal tokoh-tokoh yang ada di Indonesia. Dari zaman dulu sampai sekarang. Mereka juga jarang toh baca-baca berita seperti itu,” papar Aida.

Selain itu, kata dia, juga mengajarkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema suara demokrasi. Sehingga, siswa-siswi menjadi pemilih yang baik untuk memilih sosok pemimpin yang baik pula.

“Penggunaan hak suara perlu ditekankan. Karena selama ini, siswa-siswi banyak yang abai dengan Pemilu. Supaya aktif dan terhindar dari beragam masalah, harus mengetahui apa itu kampanye hitam, money politik dan sejenisnya,” pungkasnya. (Lingkar Network | Muslichul Basid – Koran Lingkar)