Anggaran Macet, Sejumlah Kompetisi Olahraga di Jepara Terancam Gagal

Sesi latihan tim sepak bola asal Jepara

JEPARA, Lingkarjateng.id – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Jepara terpaksa menunda pelaksanaan event kegiatan cabang olahraga (cabor) sepak bola yang ada di wilayah setempat. Hal tersebut terjadi lantaran anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara yang tak kunjung cair sampai saat ini.

Menurut Aziz selaku Ketua PSSI Kabupaten Jepara menjelaskan bahwa kondisi yang dialami segenap cabor saat ini sangat berdampak pada kegiatan olahraga, baik itu pembinaan atlet maupun kompetisi. Ia mengaku semua kegiatan cabor ini mengandalkan anggaran dari KONI.

Ia menyebutkan setidaknya untuk cabor sepak bola ada dua kompetisi yang akan diselenggarakan untuk anak-anak usia dini pada waktu libur sekolah. Kegiatan ini untuk sementara belum bisa dilaksanakan karena tidak ada anggaran.

“Kegiatan terpaksa kami tunda karena belum adanya anggaran,” kata Aziz kepada tim Lingkar Jateng.

Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) segera mengucurkan anggaran paling tidak 50 persen dari total anggaran yang sudah di-ploting untuk KONI Jepara. Hal ini bertujuan agar cabor bisa segera melakukan kegiatan keolahragaan, mengingat sepak bola memiliki jumlah klub yang tersebar luas di setiap desa se-Kabupaten Jepara.

“Olahraga merupakan salah satu bidang yang perlu diperjuangkan oleh Pemda,” tambahnya.

Hal yang sama dialami oleh cabor bola basket. Menurut Zaenal Afrody selaku Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Jepara, ada kendala yang dialami dalam pembinaan atlet serta kegiatan olahraga yang seharusnya diselenggarakan, terpaksa terhenti karena anggaran yang tak kunjung cair.

Ia menyebutkan bahwa tahun depan pihaknya harus menghadapi Pra Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) yang mana tahun ini menjadi tahun yang krusial untuk mempersiapkan altet untuk kegiatan itu.

“Anggaran Perbasi setiap tahunnya untuk pembinaan atlet dan kegiatan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab). Biasanya cair bulan Maret dan pertengahan,” kata Zaenal kepada tim Lingkar Jateng.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak KONI Jepara, disebutkan bahwa sampai saat ini masih menunggu kejelasan terkait kapan cairnya anggaran tersebut dari pihak Pemda.

Selain latihan klub binaan yang terkendala, sparing try in dan try out yang dipersiapkan untuk Pra Porprov menjadi terganggu dan belum terlaksana sampai saat ini.

Zaenal mengaku pada pertengahan bulan Juni dan November akan ada event turnamen untuk bola basket, namun masih tergantung pada waktu cairnya anggaran.

“Kami berharap ada jalan tengah antara Pemerintah dan KONI serta solusi dalam menghadapi kondisi saat ini. Semoga semua cabor tidak menjadi korban adanya isu yang simpang siur ini,” tambahnya. (Lingkar Network | Muhammad Aminudin – Lingkarjateng.id)