Jelang Putusan Sela, Relawan Sudewo Siapkan 5.000 Massa, Warga Rela Jual Telur, Ayam dan Ikan untuk Kawal Sidang di Tipikor Semarang

WhatsApp Image 2026 06 24 at 120912 1024x704 1

SEMARANG, KABARDARING.con – Gelombang dukungan terhadap Bupati Pati nonaktif Sudewo dipastikan kembali membesar menjelang sidang putusan sela yang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada Senin (29/6/2026).

Relawan menyebut, sedikitnya 5.000 pendukung akan datang dan memadati kawasan pengadilan untuk mengawal jalannya persidangan yang akan beragendakan pembacaan putusan sela oleh majelis hakim.

Koordinator Aksi Kawal Bupati Nonaktif Sudewo, H. Mudasir, mengatakan kehadiran para pendukung bukan sekadar bentuk solidaritas, melainkan juga harapan agar eksepsi yang diajukan tim penasihat hukum Sudewo dikabulkan majelis hakim.

“Kami hadir untuk mengawal jalannya persidangan. Harapan kami, eksepsi yang diajukan oleh tim kuasa hukum Pak Sudewo dapat dikabulkan oleh majelis hakim,” ujar Mudasir di sela-sela sidang, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, masyarakat yang datang ke Pengadilan Tipikor Semarang berharap Sudewo dapat kembali menjalankan tugasnya sebagai Bupati Pati dan melanjutkan berbagai program pembangunan yang belum terselesaikan.

“Harapan masyarakat, Pak Sudewo bisa kembali memimpin dan melanjutkan program-program pembangunan yang belum selesai serta program-program yang sudah direncanakan untuk masa mendatang,” katanya.

Pada sidang kali ini, sekitar 700 pendukung hadir di Pengadilan Tipikor Semarang. Jumlah tersebut sengaja tidak terlalu besar karena agenda persidangan hanya mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas eksepsi yang diajukan penasihat hukum terdakwa.

“Kami memahami bahwa jawaban JPU sifatnya normatif, sehingga untuk hari ini sekitar 700 orang sudah cukup untuk mengawal persidangan,” jelasnya.

Meski demikian, Mudasir memastikan jumlah massa akan meningkat tajam pada sidang pekan depan yang dinilai menjadi salah satu momen penting dalam proses hukum yang dijalani Sudewo.

“Insya Allah pada sidang berikutnya kami akan datang dengan jumlah yang lebih besar, mungkin mencapai 5.000 orang,” tegasnya.

Di balik rencana kedatangan ribuan pendukung itu, Mudasir mengungkapkan seluruh kebutuhan logistik keberangkatan berasal dari swadaya masyarakat. Bahkan, menurutnya, banyak warga yang rela menjual hasil ternak maupun hasil budidaya mereka demi bisa ikut mengawal sidang di Semarang.

“Yang punya telur menjual telur, yang punya ayam menjual ayam, yang punya ikan menjual ikan untuk biaya berangkat bersama-sama. Ini murni hati nurani rakyat masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Advokasi Relawan Sudewo, Fatkhurrohman, mengatakan sidang Senin mendatang akan beragendakan pembacaan putusan sela oleh majelis hakim setelah menerima tanggapan JPU atas eksepsi yang diajukan penasihat hukum terdakwa.

Menurutnya, relawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati telah menyatakan kesiapan untuk kembali turun mengawal jalannya persidangan.

“Sidang lanjutan tanggal 29 Juni 2026 akan beragenda pembacaan putusan sela oleh majelis hakim. Dalam persidangan nanti, kami dari Relawan Sudewo akan hadir mengawal sidang dan ribuan relawan diperkirakan membanjiri halaman Gedung Tipikor Semarang,” kata Fatkhurrohman.

Ia menegaskan, kehadiran ribuan relawan tersebut merupakan bentuk dukungan moral sekaligus harapan agar proses hukum berjalan secara adil dan objektif.

Dengan agenda putusan sela yang semakin dekat, Pengadilan Tipikor Semarang diperkirakan kembali menjadi pusat perhatian ribuan pendukung Sudewo yang bersiap datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pati.