PURWOKERTO – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Fitri 1447 H dengan melaksanakan pengamanan balon udara liar di sejumlah wilayah rawan di Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada 22 hingga 30 Maret 2026 sebagai bagian dari masa siaga kelistrikan nasional.
Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya aktivitas penerbangan balon udara oleh masyarakat saat Idul Fitri, yang berpotensi mengganggu jaringan transmisi listrik tegangan tinggi. Balon udara yang menggunakan material konduktif seperti kawat dapat tersangkut pada jaringan listrik dan menyebabkan gangguan sistem hingga pemadaman.
Dalam pelaksanaannya, PLN UPT Purwokerto melakukan patroli rutin pada jalur transmisi, pemetaan titik rawan, serta sosialisasi langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah guna memastikan langkah pengamanan berjalan efektif dan terintegrasi.
Manager UPT Purwokerto, Ary Gemayel, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara intensif dengan pendekatan teknis dan operasional yang terukur.
“Selama periode siaga Idul Fitri, kami meningkatkan frekuensi patroli pada jalur transmisi, khususnya di wilayah dengan potensi penerbangan balon udara. Tim kami juga disiagakan untuk melakukan tindakan cepat apabila ditemukan potensi gangguan. Selain itu, kami aktif berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan sistem transmisi tetap aman dan andal,” ujar Ary.
Ia menambahkan bahwa upaya preventif melalui edukasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko gangguan.
“Edukasi kepada masyarakat kami lakukan secara langsung agar pemahaman terhadap bahaya balon udara liar semakin meningkat, sehingga potensi gangguan dapat ditekan sejak awal,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi PLN dalam menjaga keandalan listrik pada momen krusial nasional.
“Idul Fitri merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia. PLN berkomitmen penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik melalui berbagai langkah mitigasi risiko, termasuk pengamanan balon udara. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menghadirkan layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan,” ungkap Handy.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keselamatan infrastruktur kelistrikan.
“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama menjaga jaringan listrik dengan tidak menerbangkan balon udara secara liar. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam memastikan kenyamanan masyarakat selama merayakan Idul Fitri,” tambahnya.
Melalui kegiatan pengamanan yang dilakukan secara terpadu selama periode 22–30 Maret 2026, PLN UIT JBT optimistis dapat menjaga keandalan sistem transmisi listrik. Dengan demikian, masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat tanpa gangguan kelistrikan.
