Siap-siap! Ajang Lomba Lari Semarang 10K Kembali Digelar Akhir 2024 Nanti

SEMARANG, Lingkar.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan kembali menggelar ajang lari tahunan unggulan Semarang 10K. Kegiatan yang rencananya akan digelar pada 15 Desember 2024 itu merupakan kerja sama antara Pemkot Semarang dengan Kompas dan diharapkan dapat menarik minat 2.500 peserta dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan harapannya agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Pada tanggal 15 Desember, Pemkot Semarang akan mengadakan Semarang 10K bersama Kompas, yang sudah terjadwal setiap tahun. Kami harap masyarakat bisa ikut serta,” ujar Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, saat menghadiri UFORUN 2024 di Jalan MT Haryono, Semarang, pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan peserta Semarang 10K tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu, yang tercatat sebanyak 2.000 pelari dari berbagai daerah bahkan dari mancanegara.

Tahun ini, Semarang 10K menambah kuota peserta menjadi 2.500 orang setelah mendapatkan persetujuan dari panitia pelaksana internasional.

“Alhamdulillah, bisa mendapatkan approve dari panitia pelaksana internasional untuk kuota 2.500 peserta. Semua persyaratan yang dibutuhkan dalam Semarang 10K ini terpenuhi, sehingga para pelari bisa mengikuti dengan aman,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa acara tersebut juga dapat menjadi penutup rangkaian kegiatan lari di berbagai kota di Indonesia.

Mbak Ita mengatakan bahwa launching resmi Semarang 10K rencananya akan dilaksanakan pada 30 Oktober 2024 mendatang. Ia pun berharap antusiasme masyarakat dapat terus meningkat.

“Dengan segala persiapan yang matang, kita berharap Semarang 10K kali ini akan lebih meriah dan bisa meningkatkan perekonomian Semarang,” imbuhnya.

Sebagai informasi tambahan, Semarang 10K 2023 sukses digelar dengan start dan finish di Balai Kota Semarang. Event tersebut menampilkan rute yang melewati ikon-ikon Kota Semarang seperti Kota Lama, Lawang Sewu, dan Gereja Katolik Gedangan, serta kala itu menawarkan total hadiah senilai Rp 424 juta. (Lingkar Network | HMS – Lingkar.news)